IABC Indonesia Conference Towards 2023: Communicating for Impact

Januari 25, 2023

IABC Indonesia Conference Towards 2023:
Communicating for Impact

International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia menyelenggarakan konferensi pertama berfokus pada Sustainability, ESG, DEI, Investment, and Technological Advancement.

Jakarta, 6 Desember 2022 – Sebagai bagian dari komunitas Public Relations (PR) dan Business Communicators terbesar di dunia, International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia baru-baru ini menavigasi tren dan arah strategi komunikasi di Indonesia berdasarkan isu-isu yang bergejolak dalam dunia bisnis serta desakan untuk bertransformasi dalam Sustainability (Keberlanjutan) dan Technological Advancement (Kemajuan Teknologi).  

Konferensi IABC Indonesia bertema “Towards 2023: Communicating for Impact” bertujuan untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan kesempatan berjejaring serta berdiskusi mengenai komunikasi yang berdampak dan memberikan nilai tambah bagi perkembangan bisnis perusahaan. 

Elvera N. Makki, ABC, SCMP, President IABC Indonesia menyatakan, “Bersama IABC, kami ingin peran PR dan Komunikasi semakin strategis bagi perusahaan tempat dimana komunitas dan anggota IABC bekerja, apakah di sektor publik, privat, konsultan, maupun lembaga swadaya masyarakat. Data dari IABC mengindikasikan bahwa sekitar 436 juta hasil pencarian Google membicarakan ESG (Environment, Social, Governance) dalam payung Sustainability sehingga topik ini menjadi salah satu pembahasan penting dalam IABC Indonesia Conference.”

Lanjutnya, “Tantangannya adalah meningkatkan kapabilitas Public Relations (PR) dan komunikator bisnis untuk membantu perusahaan menemukan tujuan ESG mereka, terutama yang diinginkan oleh konsumen dan karyawannya. Dengan riset, social media listening, dan media monitoring, diharapkan PR dapat menyalurkan aspirasi masyarakat terhadap peran perusahaan untuk terlibat dalam isu-isu sosial, dan kemudian membantu membuat program keberlanjutan, dan menyuarakannya ke pihak internal dan eksternal perusahaan.”

Elvera N. Makki, President IABC Indonesia, menegaskan pentingnya praktisi komunikasi memahami seluk beluk Sustainability agar dapat membantu perusahaan berkomunikasi dengan pemangku kepentingan, yang menuntut perusahaan terlibat dalam isu-isu lingkungan, sosial, dan kemasyarakatan.

IABC Indonesia Conference menghadirkan dua (2) Keynote Addresses, dua (2) sesi Panel, dua (2) Special Appearance, dua (2) Masterclass, dan delapan (8) Workshop. Keunikan acara ini adalah pemilihan topik yang kontekstual dan relevan, narasumber yang kredibel dan ahli di bidangnya, termasuk pakar PR dari luar negeri. Hal ini membuat Konferensi IABC Indonesia memberikan wawasan baru dan peluang berjejaring dengan nilai tambah dalam skala internasional bagi para peserta.⁣

Cylvie Nuraini, Founder dan CEO Aurum Group menyatakan, “Sebagai konsultan bisnis dan manajemen, Aurum Group membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia menjalankan bisnis yang juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Kami senang dan bangga dapat menjadi bagian dari konferensi IABC ini karena selaras dengan misi usaha kami.”

Konferensi IABC Indonesia dibuka dengan Keynote Address dari Suzy Hutomo, Co-owner dan Executive Chairperson The Body Shop Indonesia. Komitmennya dalam menjalankan bisnis berkelanjutan telah mendarahdaging dan diselaraskan dalam aktivitas komunikasi dengan konsumennya sejak awal The Body Shop (TBS) berdiri di Indonesia, “Tidak mudah untuk tetap berkomitmen menyuarakan Environment, Social, and Governance, namun kami berjuang untuk tetap maju dengan warisan nilai-nilai berharga ini. Kami pun mengajak konsumen untuk bersama-sama melakukan perubahan perilaku yang pro terhadap kelestarian alam.” Hingga kini, TBS telah mengumpulkan 1 juta botol yang disulap menjadi botol daur ulang. Dari sisi kesetaraan gender, TBS memiliki karyawan wanita 73% dan 54% leadership team.

Suzy Hutomo, Executive Chairperson and Owner of The Body Shop Indonesia, menyampaikan upaya-upaya dan program yang sedang dilakukan oleh The Body Shop Indonesia untuk menjalankan bisnis yang menjaga keberlanjutan lingkungan serta mengkomunikasikannya ke masyarakat.

Dari sisi kemajuan teknologi, hadir VP Corporate Communication Telkomsel Indonesia, Saki Hamsat Bramono, yang menjelaskan strategi perusahaan dalam meningkatkan peran ESG dalam proses bisnis perusahaan secara keseluruhan. “Kami memiliki program Jaga Bumi dengan berbagai inisiatif aksi nyata berdampak, antara lain upaya penyeimbangan nilai emisi (carbon offset), digitalisasi kawasan hutan mangrove dan waste management yang merupakan program mendaur ulang limbah kartu perdana yang berbahan material plastik seperti kemasan kartu perdana dan cangkang simcard menjadi new non single use product, di antaranya smartphone holder dan pavement blocks bekerjasama dengan startup Plustik. Upaya-upaya inovatif serupa terus kami giatkan dan kembangkan.”

Saki Hamsat Bramono, Vice President Corporate Communications, Telkomsel, memperkenalkan program Jaga Bumi Telkomsel sebagai inisiasi menjaga keberlanjutan yang berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat dengan mendaur ulang cangkang sim-card Telkomsel untuk digunakan kembali selanjutnya.

Lain lagi dengan perkembangan Metaverse, bagaimana dunia baru berteknologi canggih ini memberi peluang bagi praktisi komunikasi untuk berinteraksi dengan konsumen generasi Z, “Perpaduan Augmented Reality (AR) Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI) menghasilkan Metaverse, platform kehidupan yang menggunakan emoji dan avatar mewakili individu,” papar Primo Rizky, Content Director dari WIR Group yang berfokus memberikan solusi pada ekosistem Metaverse dan O2O Commerce. 

IABC merupakan asosiasi non-profit bagi para praktisi dan profesional komunikasi, termasuk Public Relations, Corporate Affairs, Business Communicators, Corporate Social Responsibility/Sustainability, dan Government Relations untuk menyatukan disiplin profesi berskala global, serta saling berbagi praktik inovatif terbaik melalui pengalaman, berjejaring, dan edukasi.

“Bersama dengan seluruh anggota di seluruh dunia, yang terdiri dari 8.000 anggota, 100 chapter di seluruh dunia, 600 pemimpin sukarelawan internasional, dan lebih dari 1.000 sumber pengetahuan, kami ingin anggota IABC Indonesia dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan mereka sehingga dapat berkontribusi secara strategis dalam organisasi tempat mereka bekerja dan memberikan dampak yang signifikan bagi perusahaan dalam mengejar tujuan bisnisnya”, kata Elvera N. Makki, Presiden IABC yang juga Pendiri dan CEO VMCS Advisory Indonesia

Dari dunia internasional, lanjutnya, terdapat berbagai parameter dan peringkat terkait negara-negara dengan penerapan Sustainability terbaik, di antaranya Swedia, Denmark, dan Finlandia, dimana kita bisa belajar dan mengadopsi langkah-langkah inovatif yang relevan diterapkan di Indonesia. “Jika survei secara global dari World Economic Forum menyatakan 90% eksekutif percaya akan pentingnya berkelanjutan namun hanya sekitar 60% yang hingga kini mengimplementasikannya ke dalam strategi bisnis, maka tantangan bagi komunikator adalah bagaimana secara internal kita dapat membantu akselerasi komunikasi dan transformasi di dalam perusahaan agar semakin inklusi ESG.” tegas Elvera.

Tak hanya ESG, tren komunikasi di tahun 2023 adalah gejolak seputar Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, Founder dan CEO, LSPR Institute of Communication & Business dalam Special Appearance menyampaikan perspektif dalam kesenjangan gender, “Perempuan memiliki banyak peluang untuk memimpin dan terbukti semakin banyak nama-nama yang berada di struktur teratas organisasi tak hanya di Indonesia, juga di Asia.” Salah satu hambatan bagi perempuan dalam mengejar impiannya adalah keengganan untuk menonjolkan kekuatan mereka dan ketiadaan panutan yang bisa memotivasi diri untuk terus maju. Di Indonesia, perwakilan perempuan di legislatif sebesar 21,39%, dengan target setidaknya 30%. Sementara di dunia korporasi lintas negara, hanya 24% perempuan menduduki posisi manajerial menengah ke atas. Dengan komunikasi yang berdampak, praktisi komunikator bisnis dapat membantu kaum perempuan untuk lebih didengar, meningkatkan kepercayaan diri, dan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan karir secara optimal.

Dr. (H.C) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, Founder dan CEO, LSPR Institute Communication & Business, membawakan topik tentang Bagaimana peran perempuan dalam memimpin bisnis dan pentingnya merangkul keberagaman dan kesetaraan dalam dunia pekerjaan dan bisnis.

Dalam dunia logistik, disampaikan VP Marketing JNE, Eri Palgunadi, “Setiap aspek bisnis dari hulu ke hilir, JNE selalu berupaya menanamkan kebaikan dan tanggung jawab, baik lingkungan, sosial, maupun tata kelola. Efisiensi dan efektivitas operasional menentukan seberapa besar kita menghasilkan bisnis yang berdampak positif, termasuk bagi masyarakat.”. Dipaparkan,  “JNE memiliki sistem Automatic Sorting Center and Gateway System, bekerjasama dengan airways terkemuka di Indonesia. Dengan sistem yang lebih besar, lebih cepat, dan lebih luas – dapat menampung kapabilitas menangani ratusan ribu paket per hari dan memperluas jaringan hingga lebih dari 8000 titik layanan di seluruh Indonesia untuk mendorong kemajuan UMKM dan meningkatkan perekonomian nasional. Technological Advancement yang dilakukan oleh JNE ini tentunya membuka banyak kesempatan dan merupakan perkembangan pesat yang dimiliki oleh leading logistic company milik Indonesia, tidak hanya untuk JNE sendiri namun para UMKM yang menjadi ikut berkembang juga. Kami berkomitmen untuk terus ikut andil dalam perkembangan dan proses bisnis Berkelanjutan.”

Dony Indrawan, Manager Communication, Relations, and CID, Pertamina Hulu Indonesia dan Eri Palgunadi, Vice President Marketing, JNE menjadi panelist dalam sesi dengan topik pembahasan The Challenge and Opportunities in Prioritizing Sustainability in Indonesia, bagaimana perkembangan bisnis saat perusahaan mengutamakan aspek keberlanjutan dalam bisnisnya.

Salah satu panelis, Manager Communication Relations & CID, PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, berbagi tentang strategi dalam mengkomunikasikan Keberlanjutan, “Fokus Keberlanjutan dari Pertamina Hulu Indonesia mengikuti dan mendukung strategi Keberlanjutan Pertamina menuju zero emission dan transisi energi, dengan berfokus pada empat pilar, yaitu ekonomi, inovasi, sosial, dan lingkungan. Dalam berkomunikasi, penting meyakinkan pemangku kepentingan bahwa Sustainability is everybody’s business, sehingga komunikasi secara berkesinambungan untuk menumbuhkan kesadaran dan menjadikan hal ini sebagai tujuan bersama sangat penting untuk kesuksesan dalam komunikasi yang berdampak.”

Beralih ke pemerintah provinsi, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang saat ini juga sebagai President EAROPH International (Eastern Regional Organisation for Planning and Human Settlements) menyampaikan di sesi Keynote Address, “Peran generasi muda sangat krusial dalam mengkomunikasikan Keberlanjutan, sehingga mereka perlu mengambil peran dan bekerjasama dalam meraih ambisi idealisme mereka. Suara kritis di saat tanggungjawab dan beban hidup mereka belum besar, dapat memberikan kontribusi signifikan untuk menyuarakan dan mendesak isu-isu ESG dan Sustainable Development Goals (SDG) agar menjadi langkah nyata.  Aksi mereka tentunya harus mendapat dukungan positif dan pendampingan dari para senior mereka dan juga selaras dengan tujuan Keberlanjutan pemerintah.”

Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, menyampaikan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam Keberlanjutan bagaimana komunikasi sampai dengan pelaksanaannya dapat menjadi aksi nyata terutama isu ESG dan SDG di Indonesia.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, menyampaikan dalam sesi Special Appearance, “Tugas kami adalah menjadi koordinator komunikasi publik nasional, antara lain menyusun narasi tunggal terkait dengan kebijakan dan program pemerintah.” Dalam perhelatan G20, salah satu isu utama yang diusung adalah transisi energi berkelanjutan, hal ini menjadi tantangan dan peluang untuk mengkomunikasikannya ke masyarakat luas dan mengajak mereka berperan aktif di dalamnya. “Dalam strategi komunikasi, konten dibagi ke dalam konten taktis dan konten strategis yang dituangkan dalam kanal diseminasi secara formal maupun edukasi informal dan bersifat partisipatif. Kombinasi penyampaian pesan multi-channel dan pelibatan masyarakat luas menjadi faktor penentu kesuksesan diseminasi narasi tunggal pemerintah.”

Usman Kansong, S.Sos, M.Si., Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kementerian Komunikasi dan Informatika menyampaikan, sebagai koordinator komunikasi publik nasional penyusunan strategi dan taktik berperan penting agar masyarakat dapat berperan aktif dalam isu-isu keberlanjutan yang kini terjadi.

Elvera N. Makki menutup, “Konferensi IABC Indonesia pertama kali diadakan untuk memberikan tren komunikasi berdampak di tahun 2023, agar anggota IABC dan juga komunitas profesional Public Relations dan Komunikator Bisnis dapat memperoleh wawasan dan jejaring yang dibutuhkan untuk menjalankan tahun 2023 dengan strategi komunikasi yang selaras dengan tujuan bisnis. Kami berharap acara ini bermanfaat dan memberikan nilai tambah bagi para peserta, dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh sponsors dan partners yang mendukung kesuksesan acara ini.”

Para Board Members dari IABC Indonesia yang hadir secara luring; Dari kini hingga Kanan: Wing Antariksa, Jeanekewaty Sindy Niode, Elvera N. Makki, Dwi Fatan Lilyana, dan Adrian Cropley, SCMP.

IABC Indonesia diresmikan Elvera N. Makki, ABC, SCMP selaku Presiden IABC Indonesia dan secara daring dibuka oleh Chair IABC International Alain Legault, MA, SCMP dan Chair IABC Asia Pacific Jyoti Khan, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, bersama anggota Dewan Direksi yang hadir secara luring, Dwi Fatan Lilyana (Director of Professional Development), Jeane Niode (Director of Sponsorship and Events), Donna Priadi (Director of Strategic Partnership), Ninesiana Saragih (Director of Social Media and Content), Dian Noeh (Director of International Relations), dan Wing Antariksa (Director of Professional Development – Leadership) serta Distinguished Advisor IABC Indonesia Adrian Cropley, SCMP.

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi:
Email: info@iabcindonesia.com
Website: iabcindonesia.com
Facebook, Instagram, Twitter, Linkedin: @iabcindonesia

IABC Fall Mentorship: Level Up and Navigate Your Career Journey

Januari 8, 2023

Setelah sukses melaksanakan Summer Mentorship Program dari Juli hingga September 2022,  IABC Indonesia Chapter melanjutkan program ini dengan Fall Mentorship batch baru dari Oktober hingga Desember 2022. Program ini cocok untuk individu awal dan pertengahan karir yang ingin naik level dan ingin naik level. Menavigasi perjalanan karir mereka, tentu saja, pada saat yang sama, ingin berjejaring dengan profesional lainnya. 

Read more

Wartaekonomi.co.id (Selasa, 6 Desember 2022) | Conference International IABC Indonesia

Desember 31, 2022
Wakil Gubernur Jawa Timur yang juga President Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) Emil Elestianto Dardak (tengah), President International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Elvera N. Makki, Director of Events and Sponsorship Jean Niode, Executive Chairperson and Owner of The Body Shop Indonesia Suzy Hartono, Director of Professional Development for Leadership Wing Antariksa , Director of Professional Development Dwi Fatan Lilyana, dan Distinguished Advisor, IABC Indonesia, yang juga merupakan IABC Fellow Adrian Cropley (kedua kanan) berbincang bersama selepas pembukaaan Conference International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia yang mengusung tema “Towards 2023: Communicating for Impact” di Jakarta, Selasa (06/12/2022).

Read more