Pertamina Sabet Tiga Penghargaan IABC Indonesia Awards 2025: Kukuhkan Keunggulan pada Keberlanjutan, Employee Engagement, dan Media Sosial

Desember 8, 2025

Pemberian penghargaan dari perwakilan dewan juri, Angkie Yudistia, kepada Ibu Sarah, Manager Internal Communications Pertamina (Persero) untuk sub-kategori Best Employee Engagement Program sekaligus Top 10 dan Awards of Excellence.

IABCINDONESIA.COM – PT Pertamina (Persero) menorehkan prestasi gemilang di ajang IABC Indonesia Awards 2025, dengan meraih salah satu skor tertinggi berdasarkan hasil presentasi capaian dan sesi diskusi dengan dewan juri. Pertamina berhasil masuk dalam jajaran Top 10 dalam kategori Impactful Communications Awards (ICOMMA) dan Impactful Public Relations Awards (IMPRA).

Di kategori Impactful Communications Awards (ICOMMA), Pertamina meraih penghargaan pada sub-kategori Best Sustainability Communications dan Best Employee Engagement Program. Lalu, pada kategori Impactful Public Relations Awards (IMPRA), Pertamina juga meraih penghargaan Best Social Media Campaign. Penghargaan ini membuktikan bahwa komitmen perusahaan terhadap ESG, keterlibatan karyawan, dan media sosial dijalankan secara serius dan sistematis.

Pertamina Sabet Tiga Penghargaan IABC Indonesia Awards 2025
PT Pertamina (Persero) bersama perwakilan dewan juri dan seluruh institusi penerima penghargaan kategori Top 10 dan Awards of Excellence IABC Indonesia Awards.

Pada sub-kategori Best Sustainability Communications, Pertamina telah melakukan program berupa “Uniform Recycling Program #2Renew1”. Program ini bertujuan untuk menguraikan kembali seragam yang dimiliki pegawai internal Pertamina dan menukarnya dengan seragam baru dengan material yang ramah lingkungan. Hal ini dilakukan sebagai komitmen keberlanjutan yang tertuang dalam 10 Fokus Keberlanjutan Pertamina dan sebagai bukti nyata keseriusan Pertamina dalam mengurangi jejak lingkungan yang sesuai dalam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Pertamina Sabet Tiga Penghargaan IABC Indonesia Awards 2025
PT Pertamina (Persero) saat sesi penjurian IABC Indonesia Awards 2025 di sub-kategori Best Sustainability Communications.

Pada sub-kategori Best Employee Engagement Program, Pertamina mendorong pemahaman pekerjanya tentang keberlanjutan lewat inisiasi platform SUNRISE (Sustainability Awareness Learning) yang merupakan platform edukasi daring mengenai keberlanjutan. Platform ini berhasil meningkatkan pemahaman tentang keberlanjutan sebesar  93,9% diantara pekerja Pertamina.

Kemudian, pada sub-kategori Best Social Media Campaign, Pertamina memperkuat positioning strategi media sosial melalui kontribusinya sebagai sponsor dalam ajang balap internasional Mandalika International Street Circuit. Hasilnya, seluruh publikasi Pertamina berhasil meraih engagement rate sebesar 5,9% dari audiens nasional dan internasional. Selain itu, strategi Pertamina ini menghasilkan multiplier effect yang tak hanya ada di dunia digital, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat langsung di dunia nyata dengan menggerakkan sektor ekonomi lokal di sekitar lokasi acara berlangsung.

Pertamina Sabet Tiga Penghargaan IABC Indonesia Awards 2025
PT Pertamina (Persero) berhasil meyakinkan dewan juri IABC Indonesia Awards 2025, saat mempresentasikan dukungannya di Grand Prix, Mandalika, untuk sub-kategori Best Social Media Campaign.

“Walaupun event berskala internasional, Pertamina mampu menarasikan pesan dalam publikasi digital dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat lewat pesan visual. Secara keseluruhan, Pertamina dinilai sangat baik dan profesional dalam menyusun strategi social media campaign.” ujar Jeane Niode selaku Ketua dan Dewan Juri dalam IABC Indonesia Awards 2025.

President IABC Indonesia, Elvera Makki, juga memberikan apresiasi kepada Pertamina dalam menyelaraskan komunikasi strategis dengan nilai keberlanjutan, “Efektivitas komunikasi modern tidak hanya ditentukan oleh kreativitas, tetapi juga oleh integritas, transparansi, dan pemahaman mendalam terhadap nilai kemanusiaan. Pertamina telah menunjukkan hal tersebut melalui pendekatan komunikasi yang konsisten, berbasis data, dan relevan bagi publik internal dan eksternalnya.” 

Secara keseluruhan, rangkaian penghargaan yang diraih Pertamina di IABC Indonesia Awards 2025 menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada performa bisnis, tetapi juga pada bagaimana perjalanan keberlanjutannya dikomunikasikan dengan jelas dan bertanggung jawab. Pengakuan ini menegaskan bahwa Pertamina memandang komunikasi bukan sebagai fungsi tambahan, melainkan komponen strategis yang memperkuat reputasi perusahaan, membangun kepercayaan publik, dan mendukung agenda transisi energi nasional secara berkelanjutan.

“Selamat kepada Pertamina (Persero) atas diraihnya penghargaan dari IABC Indonesia Awards 2025 ini. Kami ucapkan terima kasih juga atas dukungan Pertamina pada IABC Indonesia Conference yang menekankan pentingnya komunikasi strategis berbasis kepercayaan, kemanusiaan, dan dampak digital.” tutup Elvera.

4 Langkah Strategi Komunikasi Publik ESG Pertamina

Agustus 15, 2023

SPECIAL INTERVIEW: Fadjar Djoko Santoso VP Corporate Communication, PT Pertamina (Persero)

Sebagai perusahaan holding energi terkemuka milik negara, Pertamina berkomitmen untuk menyediakan energi dan mengembangkan energi baru dan terbarukan dalam rangka mendukung terciptanya kemandirian energi nasional. Membawahi enam Subholding yang bergerak di bidang energi, Pertamina berkomitmen penuh dalam mengkomunikasikan kebijakan ESG (Environment, Social, and Governance) ke pemangku kepentingan internal dan eksternalnya.

Fadjar D. Santoso, VP Corporate Communication, PT Pertamina Persero menyampaikan, “Komitmen kami terhadap Sustainability didorong oleh kesadaran untuk tidak mengorbankan kemampuan generasi masa depan dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka,” Lanjutnya, “Kami memiliki kebijakan Sustainability yang sesuai dengan praktik keberlanjutan bertaraf global sehingga berbagai upaya kami sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, bertanggungjawab sosial, dan memiliki tata kelola yang baik, dapat diterima secara nasional maupun internasional, seperti SDG (Sustainable Development Goals, TCFD (Task Force on Climate-related Financial Disclosure), dan berpartisipasi aktif dalam UN Global Compact, maupun melaksanakan pengungkapan keberlanjutan yang sesuai dengan standar global.”

Sebagai pembicara pada International Association of Business Communicators Indonesia (IABC) bertema “Sustainability Today, Legacy for Tomorrow” pada Plenary Session 1, di Jakarta, Jumat (14/7/2023), Fadjar memaparkan langkah-langkah komunikasi publik strategis Pertamina dari penetapan tujuan, implementasi, pesan inti, hingga monitoring dan evaluasi dampak melalui beberapa indikator pengukuran.

“Fokus utamanya terletak pada Governance atau Tata Kelola. Strategi pertama adalah Conditioning, yaitu menciptakan informasi terkait implementasi ESG dalam operasionalnya, dan upaya-upaya yang dilaksanakan Pertamina dalam komitmen mendukung program-program ESG,” papar Fadjar.

Kedua, Reminding. “Setiap progress kami komunikasikan kembali melalui media massa maupun media sosial agar pemangku kepentingan tetap melihat konsistensi Pertamina dalam penyelenggaraan ESG.” Lalu ketiga, Developing, yang menciptakan berbagai informasi terkait ESG melalui pihak ketiga, seperti pengamat sosial, pengamat energi, dan sejenisnya.”

“Strategi terakhir adalah Strengthening, dimana kami menginformasikan ESG Rating Pertamina yang semakin baik, untuk mempertahankan kepercayaan investors,” ungkap Fadjar.

Pertamina Pak Fadjar
Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication, PT Pertamina (Persero) menjelaskan pada IABC Mid-Year Conference 2023 di Jakarta, Jumat (14/7/2023) terkait inisiatif bisnis hijau di Pertamina dengan standar Internasional.

Salah satu contoh konkret dari komitmen Pertamina terhadap ESG adalah upayanya dalam mengelola limbah emisi karbon dengan menangkapnya dan mengubahnya menjadi sumber energi. “Kami memikirkan bagaimana emisi-emisi karbon yang dihasilkan dari industri kami dapat menjadi sumber energi lagi. Contohnya di proyek CCS (Carbon Captor Storage). Secara sederhana, emisi yang dihasilkan itu kami tangkap dan kami kumpulkan untuk dijadikan energi lagi sehingga tidak ada emisi yang terbuang ke udara bebas,” jelas Fadjar.

“Upaya ini membuahkan hasil yang baik dimana berdasarkan penilaian independen Sustainalytics, dalam periode dua tahun (2021-2022), Pertamina meraih ESG rating dari 41,6 – severe risk, lalu membaik menjadi 28.1, kemudian menjadi 22,1 – medium risk. Secara sub-industry oil and gas, Pertamina menduduki peringkat ke-2 di dunia untuk ESG nya.”

Pertamina juga turut berkomitmen untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero pada tahun 2060 atau lebih cepat, dengan mengembangkan peta jalan dekarbonasi asset dan pembangunan bisnis hijau. Sehubungan dengan hal ini, beberapa inisiatif penurunan emisi baru dari operasional perusahaan, dengan total akumulasi pengurangan sebesar 707.670 ton CO2eq pada tahun 2022. “Kami berhasil menurunkan kurang lebih 7 juta metrik ton emisi, dan total di tahun ini kami sudah berhasil menurunkan emisi sebanyak 31 persen dan harapannya di tahun kedepan dapat semakin tinggi,” imbuh Fadjar.

Pertamina Pak Fadjar
Penyerahan apresiasi kepada Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication, PT Pertamina (Persero) selaku panelis sesi 1 IABC Mid-Year Conference yang diberikan oleh Elvera N. Makki, President, IABC - Indonesia Chapter.

Misi Pertamina dalam mencapai keberlanjutan tidak hanya mencakup pengelolaan risiko dan peluang yang terkait dengan lingkungan, masyarakat, dan pemerintah, tetapi juga melibatkan komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan.

Meski telah mengimplementasikan segenap program, Fadjar mengungkapkan “Mengkomunikasikan ESG masih menjadi tantangan tersendiri bagi kami hingga saat ini, untuk itu kami terus melakukan berbagai strategi dan pendekatan-pendekatan baru agar komunikasi keberlanjutan kami dapat terus digaungkan ke pemangku kepentingan inti Pertamina,” terangnya. 

Hingga kini, pencapaian program komunikasi ESG Pertamina berhasil mencapai lebih dari 6.500 artikel pemberitaan yang berkaitan dengan ESG, dengan 90 persen pemberitaan positif. Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif terhadap reputasi Pertamina sebagai perusahaan energi berkomitmen pada prinsip ESG secara lokal dan global.