IABC id Tidak ada komentar

IABCINDONESIA.COM – PT Agrinesia Raya kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain paling adaptif di industri manufaktur pangan nasional. Perusahaan yang menaungi berbagai merek oleh-oleh ikonik Indonesia dan merupakan bagian dari Asthanesia Group ini berhasil menembus jajaran Top 10 dalam kategori Impactful Communications Awards (ICOMMA) dan Impactful Public Relations Awards (IMPRA), sebuah pengakuan bergengsi atas praktik komunikasi yang dinilai inovatif, berdampak, dan relevan di tengah lanskap digital yang semakin kompetitif.

Pada kategori Impactful Communications Awards (ICOMMA), Agrinesia Raya meraih penghargaan pada sub-kategori Best Integrated Marketing Communications, Best Digital and Social Media Campaign, Best Employee Engagement Program, dan Best Sustainability Communication. Lalu, pada kategori Impactful Public Relations Awards (IMPRA), Agrinesia Raya juga meraih penghargaan Best Internal Communication Program. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Agrinesia dalam memperkuat reputasi melalui strategi komunikasi yang terintegrasi dan inovatif,  dengan penekanan pada penguatan komunikasi internal yang efektif, peningkatan keterlibatan karyawan, serta penyampaian pesan yang konsisten dan berdampak bagi pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Pada sub-kategori Best Integrated Marketing Communications, Agrinesia telah melakukan program campaign teringerasi untuk mengenalkan “Bolu Stim Menara Sebagai Oleh-oleh Khas Medan”. 

Program ini terdiri dari rangkaian strategi marketing offline dan online yang terintegrasi berupa aktivasi campaign di acara PON XXI dan PRJ 360, kolaborasi dengan pemerintah Medan di HUT Kota Medan 434, KOL performance, hingga kompetisi online untuk meningkatkan keterlibatan konsumen. Hasilnya, campaign ini berhasil meningkatkan pertumbuhan engagement offline sebesar 24% dan online sebesar 103%. 

PT Agrinesia Raya saat mempresentasikan program campaign “Bolu Stim Menara Sebagai Oleh-oleh Khas Medan” untuk sub-kategori Best Integrated Marketing Communications.

Pada sub-kategori Best Digital and Social Media Campaign diraih melalui kampanye Bakpia Kukus Tugu Jogja, yang memanfaatkan kolaborasi dengan musisi Adhitia Sofyan melalui melalui re-aransemen lagu Sesuatu di Jogja. Melalui kolaborasi ini, Agrinesia berhasil mendapatkan jangkauan audiens sebesar 200%, views sebanyak 143%, dan peningkatan followers sebesar 413%. Campaign ini berhasil membangun brand recognition di benak konsumen melalui lagu iconic, Sesuatu di Jogja.

Pada sub-kategori Best Employee Engagement Program,  diraih melalui program “Caring & Sharing”, sebuah rangkaian inisiatif yang berfokus pada penguatan rasa kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan antar karyawan lewat beberapa strategi seperti mengadakan konseling mental health untuk karyawan, turnamen olahraga antar karyawan, dan program kebersamaan seperti family gathering. Hasil survei menunjukkan bahwa sebanyak 94% pegawai puas terhadap lingkungan kerja yang ada di Agrinesia.

Kemudian pada sub-kategori Best Sustainability Communication lewat kampanye pemberdayaan petani talas di Bogor. Program hasil kolaborasi Lapis Bogor Sangkuriang dengan IPB University ini menitikberatkan pada keberlanjutan dan pemberdayaan petani lokal, sekaligus memperkuat peran Agrinesia dalam rantai nilai pangan yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Lalu, pada sub-kategori Best Internal Communication Program, Agrinesia membawakan program “INSIDE”, sebuah pilar komunikasi internal yang dirancang untuk menyatukan informasi perusahaan dalam format yang menarik dan mudah diakses. Program ini dinilai efektif dalam meningkatkan engagement karyawan sekaligus memastikan keselarasan antara visi perusahaan dan peran individu di dalam organisasi. Pendekatan ini menegaskan bahwa komunikasi internal diposisikan sebagai fondasi penting dalam pertumbuhan perusahaan.

“Meski kampanye dijalankan lintas kanal dan berskala luas, Agrinesia mampu menyampaikan pesan secara jelas dan relevan melalui pendekatan visual dan storytelling yang kuat. Strategi komunikasinya dieksekusi secara profesional dan selaras dengan tujuan bisnis,” ujar Jeane Niode, Ketua Dewan Juri IABC Indonesia Awards 2025.

President IABC Indonesia, Elvera Makki, menilai Agrinesia berhasil mengintegrasikan komunikasi strategis dengan nilai keberlanjutan dan pengelolaan sumber daya manusia. “Komunikasi yang efektif tidak hanya soal kreativitas, tetapi juga integritas, transparansi, dan relevansi. Agrinesia menunjukkan konsistensi tersebut melalui pendekatan yang berbasis data dan berdampak,” ujarnya.

PT Agrinesia Raya bersama perwakilan dewan juri dan seluruh institusi penerima penghargaan kategori Top 10 dan Awards of Excellence IABC Indonesia Awards 2025.

Rangkaian penghargaan yang diraih Agrinesia Raya di IABC Indonesia Awards 2025 menegaskan bahwa perusahaan memandang komunikasi sebagai bagian integral dari strategi bisnis. Pendekatan komunikasi yang inovatif, terintegrasi, dan human-centered menjadi fondasi penting dalam memperkuat reputasi perusahaan serta menjaga daya saing di industri manufaktur pangan nasional. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *