IABCINDONESIA.COM, JAKARTA — Telkomsel menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang tepercaya dan berkelanjutan melalui komunikasi strategis yang transparan dan bertanggung jawab. Hal ini disampaikan dalam sesi panel bertema “Technology & Sustainability: Communicating Purpose for Digital Impact” pada IABC Indonesia Conference 2025 yang mengangkat tema besar “Strategic Communications at the Heart of Trust, Humanity, and Digital Impact.”
Dalam forum tersebut, Telkomsel hadir sebagai narasumber utama yang diwakili oleh Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel. Sesi ini menjadi ruang diskusi strategis bagi para pemimpin komunikasi untuk membahas bagaimana perusahaan dapat mengomunikasikan tujuan keberlanjutan secara lebih efektif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik di tengah percepatan transformasi digital.
Dalam pemaparannya, Fahmi menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam membangun kepercayaan melalui komunikasi yang terbuka dan akuntabel. “Kepercayaan adalah fondasi utama dalam menciptakan dampak digital yang berkelanjutan. Tanpa komunikasi yang transparan, teknologi tidak akan memberikan nilai maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Mengangkat tema “Trusted Connection: Empowering Indonesia’s Digital Future”, Telkomsel menegaskan perannya sebagai penyedia layanan digital terbesar di Indonesia yang terus mendorong konektivitas inklusif di seluruh wilayah. Sejalan dengan visinya, Telkomsel berkomitmen memberdayakan masyarakat untuk terhubung dan berkolaborasi dengan membuka berbagai peluang melalui teknologi digital.
Saat ini, Telkomsel telah melayani lebih dari 157 juta pelanggan mobile dan menjangkau 97% populasi Indonesia dengan jaringan 4G, serta terus memperluas cakupan 5G di berbagai kota strategis. Infrastruktur digital yang kuat ini menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional sekaligus memastikan akses yang lebih merata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Fahmi juga menyoroti pentingnya integrasi antara tata kelola perusahaan yang baik, perlindungan data, serta inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan trusted digital ecosystem, Telkomsel memastikan bahwa setiap inovasi teknologi tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.

Abdullah Fahmi, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, memaparkan layanan Telkomsel yang menjangkau 97% populasi Indonesia. Melalui pendekatan trusted digital ecosystem, Telkomsel memastikan bahwa setiap inovasi teknologi tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerangka ESG (Environmental, Social, and Governance) yang komprehensif, mencakup inisiatif lingkungan seperti program Telkomsel Jaga Bumi, pengembangan talenta digital melalui IndonesiaNEXT dan NextDev, hingga perlindungan data pelanggan melalui Telkomsel Jaga Data. Pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya menjadi agenda tambahan, melainkan inti dari strategi bisnis perusahaan.
Partisipasi Telkomsel dalam IABC Indonesia Conference 2025 mencerminkan peran aktif perusahaan dalam mendorong praktik komunikasi strategis yang tidak hanya membangun reputasi, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang nyata. Ke depan, Telkomsel akan terus memperkuat komunikasi berbasis tujuan (purpose-driven communication) untuk memastikan bahwa transformasi digital berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan, kepercayaan, dan keberlanjutan.

